Sabtu, 17 September 2011

Ancaman yang Menghantui Game Online

Popularitas game online semakin tinggi. Tidak hanya dimainkan orang dewasa, anak-anak pun sudah terbuai dengan permainan di dunia maya ini. Namun sadarkah mereka jika ada program jahat (malware) yang selalu menghantui. Malware inilah yang juga harus diwaspadai para online gamer. Berikut jenis-jenis serangan yang sering menghinggapi dan malware yang menghantui dunia game online, menurut perusahaan keamanan Eset: 1. PhishingSitus game palsu merupakan modus kejahatan internet yang marak bermunculan di internet. Sebagian di antaranya tampil dengan wajah yang memiliki kemiripan dengan URL atau web game aslinya. Seorang gamer yang tidak waspada tidak hanya berpeluang terinfeksi tetapi juga bisa terancam kehilangan data pribadi yang lagi-lagi dapat berdampak pada kerugian finansial.
2. Jejaring sosialSeperti di dunia nyata, kita tentu akan lebih percaya pada teman dekat. Di dunia maya, Facebook sebagai situs jejaring sosial dan pertemanan menjadi tempat penyebaran kejahatan internet. Banyak account Facebook palsu yang beredar dan dibuat untuk melakukan kejahatan. Parahnya lagi adalah masing-masing menyatakan bahwa mereka adalah legitimate producer dari game-game yang beredar di Facebook tersebut. Untuk itu, jangan pernah memberikan atau memasukkan data pribadi yang bersifat rahasia ke situs-situs tersebut.
3. Game yang terinfeksi & software bajakanGamer berpeluang terinfeksi virus karena menggunakan software game komputer palsu atau hasil crack. Para pelaku kejahatan dengan modus tersebut tidak peduli pada kecintaan para gamer terhadap game dan aktifitas gaming, mereka begitu saja menyebarkannya lewat internet agar bisa didownload oleh gamer yang tidak waspada. Para pecinta game diimbau untuk ekstra hati-hati terutama terhadap kiriman attachment email dan tentu saja juga removable media seperti USB flash drives. 
4. MalwareBelakangan ini malware yang menyerang komputer para game online dan paling luas penyebarannya adalah Win32/PSW.OnLineGames. Program jahat ini masih termasuk keluarga Trojan yang biasanya digunakan untuk melakukan serangan phishing dan ditujukan spesifik ke pemain game online. Malware tipe ini umumnya muncul dengan keylogging dan terkadang juga rootkit untuk mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan online game dan data milik pemain. Langkah berikutnya adalah informasi yang diperoleh tersebut akan dikirim ke komputer lain, yaitu komputer pelaku penyerangan. Untuk itu sangat dianjurkan bagi pemain-pemain di MMORPGs (Massively Multi- player Online Role Playing Games) seperti Lineage dan World of Warcraft untuk tetap waspada terhadap threat yang potensial menyerang mereka. Yudhi Kukuh, Technical Consultant dari PT. Prosperita-ESET Indonesia menambahkan, kerugian yang dialami para gamer online karena infiltrasi malware Win32/PSW.OnLineGames biasanya bisa dalam bentuk kehilangan poin perolehan game yang dimainkan.(detik)

Kamis, 15 September 2011

Cara Merawat Komputer

Kalau untuk manusia perawatan itu ada dua sisi yaitu rohani dan jasmani. Begitu juga dalam hal merawat komputer.. ada dua hal juga yang harus diperhatikan yaitu sisi software dan hardware. Cara merawat komputer dari sisi software : *Selalu lengkapi komputer dengan software antivirus gratis terbaik. Tapi mencegah lebih baik dari mengobati, maka dari pada itu untuk mencegah virus baca 6 artikel keamanan komputer. * Defrag selalu harddiskmu. Supaya proses read maupun write jadi lebih ringan karena filenya berurutan. *Setelah defrag juga akan lebih baik menggunakan Disk Cleanup. Dengam fasilitas default dari windows ini akan menghapus file nggak penting seperi file temporary, file cache Internet. *Aktifkan scrensaver jika monitormu masih CRT *Please! Uninstal software-software yang tidak pernah digunakan. * Supaya nggak ada security hole, Ingat selalu untuk update software anda. *Jika sering instal-unistal, Selalu Bersihkan system registry kamu. Banyak kok software untuk membersihkannya, coba cari di softwaregratis.us. Selanjutnya adalah artikel merawat komputer dari sisi hardware : *Buka casing PC kmudian Bersihkan debu yang ada di motherboard peripheral lainnya. Pembersihan bisa menggunakan sikat halus (kuas cat). Lakukan ini selama enam bulan sekali. *Untuk mengantisipasi mati listrik secara tiba-tiba, pakailah STAVOLT atau UPS * Gunakan pendingin ruangan. Kalau nggak punya duit bisa memakai Sirip Pendingin dan dan Coolling Fan Ekstra * Hindarkan komputermu dengan alat yang dapat memancarkan medan magnet. *Matikan komputermu jika nggak dipakai, tapi jangan sampai komputermu nggak kepakai dalam waktu lama.

Network Security: Apa dan Bagaimana?

Seperti yang kita lihat di saat ini, Internet telah tumbuh dan berkembang hingga mencapai angka beberapa juta unit komputer yang terkoneksi di berbagai belahan dunia. Dari hari ke hari pula informasi yang terkandung di dalam jaringan Internet tersebut semakin lengkap, akurat, dan penting. . Informasi telah menjadi suatu asset yang sedemikian berharga sehingga perlu mendapat perlakuan yang lebih spesifik. Selain itu pula, kemajuan yang dicapai dalam bidang pengembangan sistem operasi komputer sendiri dan utulitasnya sudah sedemikian jauh dimana tingkat performansi, keandalan dan fleksibilitas software menjadi kriteria utama dalam proses pengembangan software. Dengan semakin penting dan berharganya informasi tersebut dan ditunjang oleh kemajuan pengembangan software, tentunya menarik minat para pembobol (hacker) dan penyusup (intruder) untuk terus bereksperimen guna menemukan dan mempergunakan setiap kelemahan yang ada dari konfigurasi sistem informasi yang telah ditetapkan Bertolak dari kenyataan di atas, muncul sebuah konsep yang lebih sering disebut dengan Network Security. Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung ke Internet terhadap ancaman dan gangguan yang ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah kepada masalah-masalah keterjaminan sistem jaringan informasi secara global. Beberapa negara Eropa dan Amerika bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing. Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal yang kita miliki dengan wide-area network (seperti Internet). Jadi, selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide-area network, masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti memberikan arti bahwa bergabung dengan wide-area network adalah suatu hal yang �menakutkan� dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal kita dengan wide-area network. Secara umum, terdapat 3 (tiga) kata kunci dalam konsep Network Security ini, yaitu: resiko / tingkat bahaya, ancaman, dan kerapuhan sistem (vulnerability) Resiko atau tingkat bahaya Dalam hal ini, resiko berarti berapa besar kemungkinan keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh akses ke dalam jaringan komputer lokal yang dimiliki melalui konektivitas jaringan lokal ke wide-area network. Secara umum, akses-akses yang diinginkan adalah : Read Access : Mampu mengetahui keseluruhan sistem jaringan informasi. Write Access : Mampu melakukan proses menulis ataupun menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut. Denial of Service : Menutup penggunaan utilitas-utilitas jaringan normal dengan cara menghabiskan jatah CPU, bandwidth maupun memory. Ancaman Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang berusaha memperoleh akses-akses illegal terhadap jaringan komputer yang dimiliki seolah-olah ia memiliki otoritas terhadap akses ke jaringan komputer. Kerapuhan System (Vulnerability) Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa jauh proteksi yang bisa diterapkan kepada network yang dimiliki dari seseorang dari luar sistem yang berusaha memperoleh akses illegal terhadap jaringan komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang dari dalam sistem memberikan akses kepada dunia luar yang bersifat merusak sistem jaringan. Untuk menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global secara keseluruhan tentang tingkat keandalan dan keamanannya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan. Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi tersebut haruslah mendetil mulai dari tingkat kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya. Sebagai permulaan, ada baiknya kita melihat sebuah sistem jaringan yang telah menjadi titik sasaran utama dari usaha-usaha percobaan pembobolan tersebut. Pada umumnya, jaringan komputer di dunia menggunakan sistem operasi Unix sebagai platform. Unix telah menjadi sebuah sistem operasi yang memiliki keandalan tinggi dan tingkat performansi yang baik. Tetapi, pada dasarnya Unix tersusun oleh fungsi-fungsi yang cukup rumit dan kompleks. Akibatnya, Unix juga memiliki beberapa kelemahan seperti bug-bug (ketidaksesuaian algoritma pemrograman) kecil yang kadang kala tidak disadari oleh para pemrogram Unix. Selain itu, utilitas-utilitas yang memanfaatkan Unix sebagai platformnya, seringkali mempunyai bug-bug tersendiri pula. Nah, hal-hal inilah yang sering dieksploitasi oleh para hacker dan intruder di seluruh dunia. Guna mencegah berhasilnya eksploitasi para hacker dan intruder tersebut, dikembangkan sebuah konsep yang dikenal dengan UNIX Network Security Architecture. Arsitektur ini mencakup 7 lapis tingkat sekuriti pada jaringan. Ketujuh lapis tersebut adalah sebagai berikut : Lapis ke-7 : Kebijaksanaan Lapis ke-6 : Personil Lapis ke-5 : Local Area Network Lapis ke-4 : Batas Dalam Jaringan Lapis ke-3 : Gateway Lapis ke-2 : Paket Filtering Lapis ke-1 : Batas Luar Jaringan Kebijaksanaan Lapis kebijaksanaan menjadi pelindung terhadap keseluruhan program proteksi dan sekuriti jaringan yang diterapkan. Lapis ini mempunyai fungsi mendefinisikan kebijakan-kebijakan organisasi mulai dari resiko yang paling besar yang mungkin didapat hingga bagaimana mengimplementasikan kebijaksanaan yang diambil terhadap prosedur-prosedur dasar dan peralatan yang digunakan. Lapis ini menjadi salah satu penentu utama keberhasilan program proteksi dan sekuriti sistem. Personil Lapis ini mendefinisikan segi manusia dalam sistem jaringan informasi. Personil yang melakukan instalasi, konfigurasi, pengoperasian hingga orang-orang yang mampu menjalankan akses-akses yang tersedia di sistem adalah termasuk dalam lapis ini. Kebijakan yang diambil pada lapis ini pada dasarnya harus mencerminkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam program proteksi dan sekuriti ini. Local Area Network Lapis selanjutnya mendefinisikan peralatan-peralatan dan data-data yang harus mendapatkan proteksi. Selain itu, lapis ini juga mencakup prosedur-prosedur pengawasan dan kontrol yang sering diterapkan dalam sistem. Batas Dalam Jaringan Batas Dalam Jaringan mendefinisikan lapisan sistem yang terkoneksi secara fisik ke daerah �penyangga� yang menjadi pemisah antara sistem jaringan informasi lokal dengan jaringan luar. Batas ini menjadi penting karena titik ini menjadi sasaran utama usaha-usaha eksploitasi untuk memperoleh akses illegal. Ada baiknya daerah penyangga ini dikonsentrasikan pada satu titik sehingga penerapan prosedur pengawasan dan kontrol menjadi lebih mudah. Demikian pula bila datang serangan dari luar sistem, hanya akan terdapat satu titik masuk yang paling utama. Dengan demikian, akan lebih mudah mengisolasi sistem yang dimiliki dari konektivitas ke luar bila terjadi gangguan. Gateway Gateway mendefinisikan menjadi pintu utama dari dan ke sistem yang dimiliki. Kebijaksanaan proteksi dan sekuriti sebuah sistem yang terkoneksi dengan wide-area network seharusnya lebih mengarahkan usaha-usaha yang ada untuk mengamankan lapis ini sebaik mungkin. Servis-servis publik ada baiknya diletakkan pada lapis tersebut guna meminimisasi kemungkinan akses yang lebih jauh ke dalam sistem. Paket Filtering Lapis ini mendefinisikan platform yang berada di antara network interface lapis 3 (gateway) dengan network interface yang menjadi tempat penerapan metoda Firewall. Lapis tersebut lebih bersifat sebagai program yang menjalankan fungsi pengawasan (monitoring) terhadap paket-paket data yang masuk maupun yang keluar sistem. Batas Luar Jaringan Batas Luar Jaringan mendefinisikan titik dimana sistem terhubung dengan wide-area network dan kita tidak memiliki kontrol langsung terhadap titik tersebut. Seperti yang telah dijabarkan di atas, lapis ke-3 menjadi titik utama dan yang paling rawan dalam network security ini. Implementasi kebijaksanaan yang diambil pada layer ini hanya bisa dilakukan secara software. Terdapat beberapa jenis security software yang bisa digunakan untuk memperkuat usaha proteksi dan sekuriti sistem pada lapis ke-3 ini. Di antaranya adalah : TCP Wrapper Program ini menyediakan layanan monitoring dan kontrol terhadap network services. Pada dasarnya, yang dilakukan oleh program ini adalah membuat daftar log mengenai aktivitas-aktivitas hubungan yang terjadi. Program ini dapat diambil secara gratis melalui anonymous FTP via ftp.cert.org yang terletak pada direktori pub/tools/tcp_wrappers/tcp_wrappers.* Swatch Program Swatch menggabungkan daftar-daftar log yang telah diciptakan oleh program-program utilitas lain di samping kelebihannya yang mampu dikonfigurasi sehingga pada saat melakukan logging, Swatch bisa melakukan aksi lain berdasar pada prioritas-prioritas tertentu. Swatch tersedia melalui anonymous FTP dari sierra.stanford.edu pada direktori pub/sources. SOCKS library dan sockd Program ini menjadi alternatif lain dari implementasi konsep �TCP Wrapper�. Kegunaan utama program ini adalah mengkonsentrasikan semua layanan umum internet pada suatu titik. �sockd� dijalankan oleh �inetd� pada saat permintaan layanan tertentu muncul dan hanya memperbolehkan koneksi dari host-host yang telah terdaftar. Program ini tentu saja juga melakukan aktivitas log yang berkaitan dengan koneksi yang terjadi. Program ini dapat diperoleh melalui anonymous FTP pada host s1.gov pada direktori /pub dengan nama socks.tar.Z.

Tips Merawat Batrei Laptop

Seringkali kita bingung dengan berbagai pendapat orang tentang perawatan batrei Laptop. Apakah di lepas kemudian Laptop di charge, di pasang dan Laptop di charge atau di pasang tapi ketika kosong/low saja baru d charge. nah dalam tips dalam artikel ini kita bahas secara detai dan semoga Sobat Gaptek memahaminya. Tips-tipsUntuk pertamakali membeli laptop sebaiknya pilih yang fan exhaust-nya (lobang kipas Laptop) memiliki lubang besar dan berada di samping, karena jika tidak demikian maka udara panas akan berbalik ke dalam dan menyerang batrei (suhu panas adalah musuh utama batrei). 1. Saat Pertama Kali Membeli Laptop, Charge Batrei Skitar 8 - 10 jam (Charging awal minimal 8 jam, itu untuk mencapai tegangan floating battery), karena batrei yg tidak dipakai dalam jangka waktu lama (digudang) Sebaiknya di charge terlebih dahulu. tetapi sering terjadi kesalahan pada toko yang langsung di on untuk install OS, jika bisa install sendiri mending di charge dulu di rumah. 2. Setiap Menggunakan Laptop lebih baek jika charging battery (di charge terus meski sudah Full) Karena batrei tipe-tipe BARU SEKARANG mempunyai CONTROLL BATTERY artinya "jika Full, batrei akan stop charging (stand by) jadi laptop otomatis langsung pakai power listrik, Dan Juga Tidak Membuat Batrei Soak/Kembung". 3. Jangan Melakukan sistem CdC (Charge Discharge) = "Apabila batrei penuh cabut adaptor, Dan setelah habis pasang adaptor". Laptop lebih baik menggunakan batrei dan charger di colok ke listrik. Karena produsen2 laptop memang menganjurkan demikian, dan sudah mendesign laptop seperti itu, jadi jika battery full biarin aja adaptornya dicolok ke listrik ga usah dicabut, karena batrei laptop sudah memiliki controll batrei jika sudah penuh akan stop charging. 4. Batrei jangan di KALIBRASI (pengosong isi batrei sampai habis 0%) karena banyak effeknya ke batrei (Cycle Count). 5. Jangan pernah BATREI DILEPAS, apabila tiba-tiba listrik mati perangkat laptop terjadi konsleting (LCD,mobo,dll) dan mengakibatkan kerusakan pada hardware laptop. Selain Itu batrei juga mengontrol arus listrik yg masuk sebelum ke perangkat yg laen. 6. 5 menit Sebelum Memakai laptop charging battery dulu, 5 menit setelah Laptop dimatikan baru cabut adaptor (Kalo 5 menit sesudah shutdown, ini untuk colling down sekaligus untuk tegangan floating ke battery). 7. Saat Menggunakan Batrei (portabel/tanpa di charge), hindari (Maen Game,Putar DVD/CD,Software2 Grafis Tinggi ). Jika Masih Ada Power Listrk mendingan di charge aja. 8. Pastikan Suhu Kamar (ruangan) tidak terlalu Panas, karena suhu yang tinggi berefek menurunkan performa battery (cycle count berkurang) Karena, suhu adalah musuh bebuyutan battery (Usahakan battery tidak terkena udara panas). Masalah Plugin Not ChargingJika muncul peringatan Plugin not charging dan batrai berhenti charge sblm 100% atau dengan kata lain Stuck Langkah-langkahnya: 1. Cabut adaptor 2. Shutdown 3. Cabut Batrai 4. Colok kembali Adaptor ( Tanpa Batrai ) 5. Hidupkan Laptop 6. Klik kanan my komputer - manage. Pilih device manager -> Battery - Klik kanan uninstall Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery 7. Shutdown 8. Cabut Adaptor 9. Pasang Batrai 10. Colokkan Adaptor 11. Hidupkan Kembali Cara di atas adalah untuk menghilangkan settingan standar batrai di Windows yang sering menimbulkan masalah. cara di atas 98% terbukti sukses mengatasi plugin not chrging bila di lakukan dengan benar. Bila permasalahan stuck tetap ada, kmgkinan mmg btrainya yg sudah uzur . Batrei Tidak Bisa 100% Charging Pakai batrai kira" sampai 80% setelah itu matikan laptop dan charge selama 2 jam sampai batrai full. melakukan cara itu, efektif menambah 1% full batrai stiap kali di lakukan. batrai yang sebelumnya 95% sudah full, setelah melakukan cara di atas bertambah menjadi 96% dan kalau melakukan itu terus smaka akan menjadi 100% lagi.

Perbedaan CD, DVD, HD-DVD dan Blu-Ray

Dari tahun ke tahun cakram/disk Optik terus mengalami perkembangan baik dari segi kualitas dan kapasitasnya, sampai sekarang (waktu artikel di tulis) cakram Optik terdapat 4 jenis, yaitu CD, DVD, HD-DVD, Blu Ray. Dari ke-4 jenis tersebut memiliki kualitas dan kapasitas yang berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai tempat menyimpan data, format video, music dan game. Disk Optik masih sangat populer hingga saat ini padahal pesaing jenis lain sudah bermunculan dengan bentuk yang lebih kecil, kapasitas yang beraneka ragam seperti FlashDisk, memory ( SDcard, Mmc, Micro SD dll), disk Optik masi populer karena harganya jauh lebih murah begitu juga dengan ongkos produksinya dan lebih aman untuk menyimpan data, karena data yang di simpan tidak akan rusak terkena virus atau terhapus secara manual (menghapus dengan software kusus seperti nero). Bagaimana membaca data disk Optik? Selama membaca disk suatu laser dengan intensitas yang lebih rendah diarahkan ke permukaan disk. Ketika sinar menjangkau suatu pit yang memantul balik dengan suatu intensitas yang lebih rendah dibandingkan ketika mengarahkan laser pada land. Seperti pits berpasangan dengan � dari panjang gelombang laser, cahaya terpantul menuju photosensor yang ada pada player disk separuh panjang gelombang dephased (� di arahkan + � di pantulkan kembali = �). Ini adalah bagaimana player disk dapat mengenali jika satu bidang adalah suatu pit atau land. Bagaimanapun disk player menggunakan transisi antara pit dan land atau land dan pit untuk menunjukkan a = 1 bit dan kekosongan dari transisi-transisi itu akan menunjukan a = 0 bit. Untuk lebih jalasnya saya akan jelaskan satu per satu. CD (Compact Disk)CD adalah disk Optik generasi pertama yang menggantikan disket (Flopy Disk) pada masa itu, karena CD memiliki kapasitas yang lebih besar dari disket sedangkan harga hampir sama. CD banyak di gunakan untuk Film resolusi kecil, video music, software aplikasi dan data-data penting yang akan di kirimkan karena dulu masi belum banyak internet yg bisa mengirimkan data dokumen melalui e-mail. CD memiliki kapasitas penyimpanan data 700 MB pada CD single Layer dan menggunakan teknologi Laser merah dengan panjang gelombang 780 nm (nano meter), sedangkan letak penyimpanan datanya (layer) ada di bagian atas dari disk, jadi jika bagian atas (label dari merek CD) rusak atau tergores maka CD tidak akan bisa di gunakan lagi, begitu juga dengan bagian bawahnya jika kotor banyak tertutup kotoran atau banyak goresan maka Optik laser merah akan sulit membaca data sehingga membutuhkan proses lama untuk membacanya, lebih baik bersihkan dulu sebelum di gunakan. DVD (Digital Versatile Disc)DVD adalah disk Optik generasi ke-dua pengembangan dari CD yang memiliki kapasitas lebih besar 7x keping CD setiap keping DVD atau berkapasitas 4,7 GB single layer dan dapat memutar film dengan resolusi 720x480 pixel, makanya kebanyakan DVD sekarang digunakan sebagai pemutar film, karena harganya lebih murah perkeping daripada membeli 7 keping CD dan bisa menekan biaya produksi. DVD masih menggunakan teknologi laser merah dengan panjang gelombang 635-650 nm (nano meter), sedangkan letak penyimpanan datanya (layer) ada di bagian tengah dari disk, jadi data lebih aman dari kerusakan disk tetapi jika bagian bawahnya kotor sama halnya seperti CD karena banyak tertutup kotoran atau banyak goresan maka Optik laser merah akan sulit membaca data sehingga membutuhkan proses lama untuk membacanya, bahkan menimbulkan kerusakan pada Optik playernya. lebih baik bersihkan dulu sebelum di gunakan. Blu-Ray Disk dan HD-DVD (High Definition DVD)Blu-Ray dan HD-DVD dua teknologi penyimpan optik yang baru yang berjuang seperti masa kesuksesan DVD. Dengan pengenalan dari definisi tertinggi TV (HDTV televisi berdefinisi tinggi), DVD sebagai kapasitas penyimpan menunjukkan ketidak efisiennya pada aplikasi ini. DVD mendukung resolusi sampai dengan 720x480 piksel, selagi HDTV ( televisi berdefinisi tinggi) bekerja dengan resolusi-resolusi setinggi 1920x1080 piksel. Hanya untuk memberi anda satu gagasan, dua jam video definisi ketinggian dengan tekanan data memerlukan 22 GB dari kapasitas penyimpanan. ingatlah bahwa kapasitas maksimum suatu DVD adalah 17 GB, jika disk DVD-18 digunakan (dual side/ dual layer disk). Teknologi Blu-Ray dan HD-DVD memakai sinar laser ungu - biru untuk membaca dan menulis data dari disk. Laser ini mempunyai panjang gelombang yang lebih kecil yaitu 405 nm (nano meter) yang dibandingkan dengan laser yang merah yang digunakan oleh pemain-pemain DVD dan CD, memberikan suatu densitas perekaman yang lebih tinggi (lebih kecil panjang gelombang maka akan lebih banyak/padat data yang di tuliskan), Blu-Ray Disk memiliki kapasitas 25 GB single layer sedangkan HD-DVD memiliki kapasitas 15 GB single layer. Sedangkan letak layer penyimpanan datanya pada Blu-Ray Disk terletak di bagian bawah sedangkan HD-DVD layer penyimpanan data terletak di bagian tengah seperti halnya DVD

Pentingnya Shutdown Komputer

Setiap kali kita menggunakan komputer, setelah selesai kita wajib melakukan proses shutdown. namun, biasanya beberapa user kadang suka males menunggu proses shutdown yang agak lama, jadi langsung saja matiin dari tombol power atau dari stop kontaknya. Bila kita terlalu sering mematikan komputer dengan cara mematikan hubungan listrik ke komputer tanpa melakukan proses Shutdown, ada beberapa kendala yang akan terjadi : 1. Pada saat proses Shutdown komputer akan meregistrasi ulang komponen komputer yang terpakai (digunakan) dan software serta data yang dipakai atau yang di delete. Kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka komponen atau software serta data yang digunakan tidak dapat disimpan kedalam registri, sehingga bila terjadi masalah pada komputer maka komputer tidak dapat menjalankan system recovery berdasarkan tanggal atau waktu yang di tetapkan. 2. Pada saat proses Shutdown, processor memberikan perintah kepada Bios untuk menghentikan segala pekerjaan- pekerjaan komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal. Tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer. 3. Pada saat proses Shutdown fan/kipas komputer akan bekerja dua kali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak. 4. Pada saat proses Shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak. 5. Pada saat proses Shutdown Harddisk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan Processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registry komputer, kemudian head Harddisk akan kembali ke posisi awal (ke posisi tidak membaca hard disk). Kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head Harddisk berada di tengah-tengah silinder Harddisk, sehingga pada saat dihidupkan kembali komputer dapat merusak silinder Harddisk sehingga terjadi Bad sector Harddisk dan kemungkinan MBR Harddisk akan rusak, lama kelamaan akan menyebabkan Harddisk rusak. Itulah sebabnya mengapa pada saat proses Shutdown komputer lama untuk mati. Oleh sebab itu hendaknya jika mematikan komputer harus melakukan proses Shutdown terlebih dahulu, bila kita tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer, baik software maupun hardware nya. semoga bermanfaat
Isi paragraf tampil Isi paragraf sembunyi